IPhone 15 Tanpa Slot Kartu SIM Bakal Meluncur Di Beberapa Negara Lain Selain AS

Apple tampaknya bakal merilis iPhone 15 dan iPhone 15 Pro tanpa slot kartu SIM ke sejumlah negara lain di dunia, selain di Amerika Serikat (AS).

Kabar peluncuran iPhone 15 tanpa slot kartu SIM di negara lainnya, selain AS pertama kali mencuat lewat laporan situs Prancis bernama MacGeneration.

Mengutip pdscustom.com, Rabu (29/3/2023), varian iPhone 15 tanpa slot kartu SIM akan meluncur di Prancis pada tahun ini.

Jika memang iPhone 15 tanpa slot kartu SIM meluncur di Prancis, kemungkinan besar negara-negara lainnya juga akan ikutan menjual iPhone model ini.

Misalnya, iPhone 14 Pro model A2890 dijual di Prancis juga dijual di Inggris, Irlandia, Jerman, Italia, Spanyol, dan Portugal.

Negara lainnya, termasuk Austria, Polandia, Belanda, Belgia, Denmark, Finlandia, Norwegia, Swedia, Swiss, dan lusinan dari negara lain.

Informasi, Apple sudah menanggalkan slot kartu SIM di ponsel mereka sejak meluncurkan iPhone 14 series di AS September 2022.

Karena tidak lagi menggunakan kartu SIM fisik, maka pengguna dipaksa untuk menggunakan eSIM untuk mengaktifkan paket seluler tanpa harus pakai kartu nano-SIM fisik.

Saat iPhone 14 meluncur di AS, Apple menyebutkan eSIM lebih aman daripada SIM fisik karena tidak dapat dihapus dari iPhone yang hilang atau dicuri.

Apple menambahkan, iPhone sudah mendukung hingga delapan eSIM di dalam satu ponsel sehingga tidak perlu mendapatkan, membawa, dan menukar kartu SIM fisik saat bepergian.

Dengan ketersediaan eSIM berkembang pesat, penghapusan slot kartu SIM di luar AS tampaknya tidak dapat dihindari. Apple diperkirakan akan mengungkap seri iPhone 15 pada bulan September seperti biasa.

Bocoran seputar iPhone 15 Pro Max sudah mulai beredar di internet, meski smartphone ini baru akan diperkenalkan pada September 2023. Salah satu yang terbaru adalah bocoran darileaksterIce Universe.

Baca Juga  Penggunaan Font Unik dalam Seni Lukis: Mewujudkan Eksperimen Tipografi

Melalui cuitannya, ia mengungkap iPhone tersebut akan mencetak rekor baru saat diperkenalkan nanti. Ia menyebut,iPhone 15 Pro Maxakan disebut sebagaismartphonedengan bezel tertipis saat rilis nanti.

Mengutip informasi dariMacRumors, Sabtu (18/3/2023), menyebut iPhone generasi terbaru itu akan memiliki bezel layar dengan lebar 1,55mm saja. Ukuran itu bahkan lebih kecil darismartphonedengan bezel tertipis saat ini Xiaomi 13, yakni 1,81mm.

Sebagai perbandingan, iPhone 14 Pro memiliki ketebalan bezel 2,17mm dan Samsung Galaxy S23 Ultra memiliki bezel 1,95mm. Dalam unggahan tersebut, Ice Universe juga menampilkan render iPhone 15 Pro Max.

Berdasarkan render yang terlihat itu,notchyang ikonik diiPhonemulai digantikan dengan punch-hole. Selain itu, bocoran juga menyebut layar iPhone 15 Pro Max akan sedikit melengkung.

Untuk diketahui, bocoran mengenai tipisnya bezel iPhone 15 Pro sebelumnya juga pernah diungkap oleh leakerShrimpApplePro. Ketika itu, ia menyebut model iPhone 15 Pro akan memiliki bezel lebih tipis ketimbang iPhone 14 series.

ShrimpAppleProdisebut-sebut sebagaileakeryang memiliki sumber akurat tentang informasi-informasi Apple di masa lalu.

Menurut informasi itu, pengurangan ukuran bezel akan menambah ruang layar yang dapat digunakan, meskipun kecil.Bezel tipisini juga membuat tampilan ponsel Apple ini sedikit berbeda dengan pendahulunya.

Sayangnya, disebutkan kekurangan dari bezel iPhone 15 Pro lebih tipis ini adalah tidak adanya cukup ruang untuk meletakkan jari si pengguna. Hal ini pun bisa berdampak pada adanya berbagai sentuhan yang tidak disengaja.

Di samping itu, baru-baru ini, beredar bocoran informasi terkait dengan absennya fitur ProMotion dan Always on Display di model iPhone 15 daniPhone 15 Plus.

Bila ini benar, maka panel layar kedua varian iPhone 15 ini mentok di 60Hz dan bakal menjadi ponsel paling mahal denganrefresh raterendah.

Baca Juga  Peran Kunci Jasa Admin Sosmed dalam Membangun Komunitas Online yang Aktif

Padahal, sejumlah ponsel kelas bawah milik pesaingApplepun sudah meningkatkanrefresh ratedi layar perangkat mereka hingga 90Hz.

Sehubungan ini, Apple tampaknya tidak berbuat banyak untuk meningkatkan daya tarik lini iPhone non-Pro, mengingatiPhone 14dan iPhone 14 Plus kurang laris di pasaran.

Kemungkinan, Apple memilih ‘jalan’ untuk fokus dan menjadikan deretan seri Pro ponsel premium dan kemungkinanharga iPhone 15Pro dan Pro Max lebih mahal.

Meskipun pendekatan ini tidak terlalu ramah untuk pelanggan, nyatanya strategi tersebut berhasil dengan baik.

You May Also Like

About the Author: WA Sun